Panduan Memilih, Memasang, dan Merawat Batu Alam Untuk Dinding Rumah

Posted on

Panduan Lengkap Memilih, Memasang, dan Merawat Batu Alam Untuk Dinding Rumah | Pemilihan batu alam untuk dinding memang dapat meningkatkan tampilan rumah anda. Dinding rumah yang dipasangi dengan batu alam itu membuat rumah anda tampak lebih elegan.

Selain jadi tampak lebih elegan, rumah dengan dinding dari batu alam itu juga terkesan memiliki hawa yang sejuk. Hal tersebut disebabkan karena batu alam memang memiliki karakteristik dingin.

Namun terlepas dari segala keuntungan dari memilih batu alam untuk dinding, hal tersebut ternyata tidak bisa dilakukan secara asal-asal. Selain karena biayanya cukup mahal, hasil akhir dari pemasangan batu alam untuk dinding rumah juga bisa berbeda jauh jika dilakukan secara asal-asalan.

Tertarik memilih batu alam untuk dinding rumah anda? Bagi anda yang memang mau menggunakan batu alam sebagai bahan pelapis dinding rumah, anda sangat disarankan untuk membaca terlebih dahulu panduan lengkap dari proses memilih, memasang, hingga merawat batu alam untuk dinding di dalam artikel ini.

Tips Memilih Batu Alam Untuk Dinding Rumah Sesuai Karakteristiknya

Panduan-Lengkap-Memilih batu alam untuk dinding rumah

Untuk bisa mendapatkan tampilan maksimal dari penggunaan batu alam untuk dinding, tentu anda tidak bisa memilih batu alam secara sembarangan.

Pasalnya, ada banyak sekali jenis batu alam yang bisa anda beli di pasaran. Dan menariknya, masing-masing jenis batu alam tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Satu jenis batu alam mungkin cocok digunakan untuk ruangan tertentu di rumah anda namun tidak cocok digunakan sebagai eksterior.

Jika salah pasang, jelas akan ada banyak kerugian yang harus anda tanggung. Salah satu kerugian salah pilih dan pasang batu alam untuk dinding adalah usianya tidak selama yang seharusnya.

Jadi melihat fakta tersebut, jelas hal pertama yang wajib anda ketahui jika anda mau menggunakan batu alam untuk dinding di rumah anda adalah bagaimana caranya memilih material batu alam yang tepat digunakan untuk dinding di rumah anda.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda gunakan jika anda mau memilih batu alam untuk dipasang di dinding rumah idaman anda:

  • Pilih jenis batu alam sesuai dengan dimana anda mau memasangnya

Perlu anda ketahui, batu alam itu memang jenisnya ada banyak. Namun jika dilihat dari karakteristiknya, sebenarnya hanya ada 2 macam jenis batu alam. Jenis batu alam yang pertama adalah solid dan yang kedua adalah non solid. Lalu apa bedanya jenis batu alam solid dan non solid tersebut?

Batu alam non solid adalah batu alam yang memiliki pori-pori yang cukup lebar. Karena memiliki pori-pori yang ukurannya cukup lebar, jelas batu alam non solid ini tidak cocok digunakan sebagai batu alam untuk dinding teras rumah depan luar atau eksterior. Baca: Desain Teras Rumah Depan Ini Diklaim Akan Tren Dan Bikin Iri!.

Jika digunakan sebagai material dinding eksterior, kemungkinan besar usianya tidak akan lama karena batu alam non solid itu sangat lemah jika terus menerus terpapar dengan cuaca. Lebih cocok dipakai sebagai batu alam untuk dinding dapur atau kamar mandi.

Berbeda halnya dengan batu alam solid. Batu alam solid ini memiliki pori-pori yang ukurannya jauh lebih kecil. Jadi bisa dikatakan batu alam solid itu jauh lebih padat.

Karena jauh lebih padat, maka batu alam solid ini cocok diaplikasikan untuk material dinding eksterior rumah anda. Selain itu, andapun bisa menggunakan batu alam solid tersebut sebagai material dinding interior rumah seperti teras dan pagar rumah. Baca: Tips Jitu Memilih Model Pagar Rumah Minimalis Modern.

  • Budget yang anda persiapkan untuk memasang batu alam untuk dinding

Tak hanya memperhatikan jenis batu alamnya saja, andapun harus siap dengan biaya yang harus anda bayar untuk bisa membeli dan juga memasang batu alam untuk dinding rumah anda.

Perlu anda ketahui, harga batu alam untuk digunakan sebagai material pelapis dinding rumah itu harganya cukup mahal. Harga material batu alam untuk pelapis dinding rumah mulai dari Rp 55.000 sampai Rp 200.000 per meter persegi.

Selain harga material batu alamnya sendiri yang sudah cukup mahal, andapun juga harus mengeluarkan dana lebih untuk membayar jasa pemasangan batu alam untuk dinding rumah anda.

Jadi dalam proses pemilihan batu alam, ada baiknya anda juga kalukasikan sekaligus berapa banyak biaya yang harus anda keluarkan. Pasalnya, masing-masing jenis batu alam itu memiliki harga dan biaya pemasangan yang berbeda-beda, tergantung dari kualitas dan juga kesulitan proses pemasangannya.

Hal-Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Mau Memasang Batu Alam Untuk Dinding Rumah Anda

Panduan-Lengkap- Memilih batu alam untuk dinding rumah

Jika anda sudah menentukan pilihan dan siap dengan biaya yang harus anda keluarkan untuk memasang batu alam sebagai material pelapis dinding di rumah anda, maka hal selanjutnya yang perlu anda ketahui adalah bagaimana caranya memasang batu alam untuk dinding rumah anda yang benar serta desain dinding rumah agar tampil menawan. Baca: Tips Desain Dinding Rumah Tampil Menawan dan Atraktif.

Ya, memang anda sama sekali tidak perlu turun tangan untuk melakukan proses pemasangan batu alamnya. Semuanya memang akan dilakukan oleh tenaga ahli. Namun anda juga perlu tau apa saja proses yang perlu dilakukan sebelum menjalankan proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah anda.

Berikut ini adalah hal-hal penting yang wajib diperhatikan sebelum proses pemasangan batu alam di dinding rumah anda dimulai:

  • Pastikan semua batu alam yang mau dipasang sudah dalam kondisi siku

Untuk memastikan tampilan dinding rumah anda nantinya maksimal setelah dipasangi dengan batu alam, anda wajib memastikan bahwa semua batu alam yang mau dipasang di dinding itu sudah dalam kondisi siku.

Jika belum dalam kondisi siku, ada baiknya potong terlebih dahulu batu alam tersebut menggunakan alat pemotong keramik atau gerinda agar kondisinya siku.

Batu alam yang sudah siku juga akan memudahkan dan mempercepat proses pemasangannya di dinding rumah anda.

  • Pastikan batu alam sudah dibasahi air terlebih dahulu sebelum dipasang

Untuk memastikan proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah anda berjalan maksimal, sebaiknya batu alam yang mau dipasang harus direndam terlebih dahulu dengan air.

Hal tersebut dimaksudkan agar batu alam nantinya bisa merekat kuat dengan semen yang digunakan untuk menempelkannya ke dinding.

Jika dipasang dalam kondisi kering, kemungkinan besar batu alam tersebut tidak akan menempel secara maksimal di dinding.

  • Pastikan dinding yang mau dipasang dengan batu alam sudah dibobok atau dikupas

Selain merendam batu alam yang mau dipasang, ada baiknya dinding yang mau dipasangi dengan batu alam juga terlebih dahulu dibobok atau dikupas secara acak. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan dinding dan batu alam bisa merekat sempurna.

Note:

Setelah proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah selesai, ada baiknya segera bersihkan sisa-sisa semen yang menempel di sekitar batu alam.

Jika dibiarkan mongering, kemungkinan besar anda akan sangat kesulitan membersihkan sisa semen yang menempel pada batu alam. Selain itu, hal tersebut juga sangat berisiko merusak batu alam yang sudah terpasang di dinding rumah anda.

Cara Merawat Kondisi Batu Alam Untuk Dinding Rumah Anda

Panduan-Lengkap-Memilih,-Memasang,-dan-Merawat-Batu-Alam-Untuk-Dinding-Rumah-(4)

Lalu apakah anda tidak perlu melakukan apapun lagi setelah proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah anda selesai?

Jika anda mau tampilan batu alam di dinding rumah anda itu semakin menawan dan awet, tentunya anda harus melakukan perawatan. Berikut ini adalah beberapa cara merawat kondisi batu alam yang digunakan sebagai material pelapis dinding rumah anda:

  • Lapisi dengan cairan coating khusus

Cara menjaga keawetan material batu alam yang digunakan sebagai pelapis dinding rumah adalah dengan memberikan lapisan cairan coating khusus.

Jadi setelah beberapa hari selesai dipasang di dinding rumah, selanjutnya semua permukaan batu alam tersebut dilapisi dengan coating khusus.

Coating khusus tersebut tidak hanya dapat mencegah tumbuhnya jamur di permukaan batu alam saja. Cairan coating khusus tersebut sekaligus juga membuat tampilan batu alam tampak lebih mengkilat dan bersih.

Lapisan coating ini memang paling disarankan untuk diaplikasikan di batu alam yang digunakan sebagai material dinding eksterior rumah. Namun tidak ada salahnya jika anda juga melapisi batu alam untuk dinding interior rumah anda dengan cairan coating khusus tersebut.

  • Sikat permukaan batu alam secara berkala

Jika anda tidak melapisi batu alam yang dipasang di dinding rumah anda menggunakan cairan coating, mau tidak mau anda harus rajin menyikat permukaan batu alam tersebut secara berkala.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah tumbuhnya lumut pada permukaan batu alam. Selain itu, menyikat batu alam secara berkala juga dapat membersihkan permukaannya dari kotoran.

Ya, jika dibaca dari atas sampai bawah, proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah itu memang sangat rumit. Namun sebenarnya, hal tersebut juga setimpal dengan tampilan elegan dan ketahanan dinding rumah anda setelah proses pemasangan batu alam untuk dinding rumah anda selesai dilakukan.